John Mueller: EEAT Bukan Faktor SEO yang Bisa Diterapkan Secara Langsung

Google kembali menegaskan bahwa konsep EEAT (Experience, Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness) bukan sesuatu yang dapat ditambahkan secara langsung ke halaman web sebagai faktor SEO. Pernyataan ini disampaikan oleh John Mueller dalam acara Search Central Live NYC baru-baru ini.

EEAT dan Perannya dalam Evaluasi Kualitas

Mueller menjelaskan bahwa EEAT adalah bagian dari cara Google mengevaluasi kualitas halaman. Konsep ini terutama digunakan oleh tim quality raters pihak ketiga untuk memberikan penilaian lebih objektif terhadap hasil pencarian.

“EEAT adalah salah satu cara kami menilai kualitas halaman. Ini mencakup pengalaman, keahlian, otoritas, dan kepercayaan. Kami meminta quality raters untuk memperhatikannya saat mereka mengevaluasi kualitas halaman,” jelas Mueller.

Namun, ia menegaskan bahwa EEAT bukanlah panduan bagi SEO dalam mengoptimasi peringkat situs. “EEAT tidak diciptakan untuk digunakan sebagai faktor peringkat oleh SEO. Bukan seperti itu cara kerjanya,” tambahnya.

EEAT Berlaku untuk Situs Bertema YMYL

Dalam pernyataannya, Mueller menekankan bahwa EEAT berperan dalam penilaian algoritma terutama untuk situs yang membahas topik yang dapat memengaruhi kesehatan atau keuangan seseorang, yang dikenal sebagai Your Money or Your Life (YMYL).

“EEAT kami perhitungkan secara algoritmik untuk halaman dengan topik kritis, seperti kesehatan dan keuangan. Kami ingin pengguna mendapatkan informasi yang dapat mereka percayai,” ujarnya.

Google tidak mengungkapkan secara spesifik bagaimana algoritmanya menilai EEAT. Namun, faktor kepercayaan dan otoritas dalam topik YMYL sangat penting untuk memberikan informasi yang akurat dan dapat diandalkan.

EEAT Bukan Sesuatu yang Bisa Diterapkan Secara Langsung

Mueller juga membantah anggapan bahwa EEAT bisa sekadar “diterapkan” ke dalam halaman web seperti elemen SEO lainnya.

“Kadang-kadang, ada (praktisi) SEO yang mengatakan bahwa mereka telah menerapkan EEAT ke halaman mereka. Bukan seperti itu cara kerjanya. Maaf, Anda tidak bisa sekadar ‘menambahkan’ pengalaman ke dalam halaman web Anda,” tegasnya.

Dengan kata lain, para praktisi SEO tidak bisa mengandalkan trik sederhana untuk meningkatkan EEAT situs mereka, seperti misalnya sebatas menambahkan profil penulis. Faktor-faktor seperti kepercayaan dan otoritas diperoleh dari reputasi dan rekomendasi yang dibangun secara alami dari waktu ke waktu.

Tidak Diperlukan untuk Situs Non-YMYL

Lebih lanjut, Mueller menjelaskan bahwa EEAT tidak menjadi faktor utama dalam algoritma Google untuk situs non-YMYL, seperti blog resep atau konten non-kritis lainnya.

“Jika Anda membuat resep kue, Anda tidak perlu mencantumkan di sidebar bahwa ‘penulis ini telah membuat kue selama 27 tahun.’ Kebanyakan orang akan memahami tanpa itu,” ujarnya.

Meskipun menunjukkan keahlian dan kepercayaan bisa bermanfaat dalam konteks pemasaran, Google tidak secara algoritmik mencari EEAT dalam jenis situs seperti ini.


Google menegaskan bahwa EEAT adalah konsep yang digunakan oleh quality raters untuk menilai kualitas hasil pencarian, bukan daftar faktor SEO yang dapat diterapkan begitu saja ke dalam halaman web (layaknya on-page SEO). EEAT memiliki peran penting dalam algoritma Google untuk topik YMYL, seperti kesehatan dan keuangan, tetapi bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan oleh situs yang berisi konten non-YMYL.

Pernyataan Mueller ini menepis berbagai kesalahpahaman di kalangan SEO tentang EEAT. Dengan demikian, upaya manipulatif seperti membuat profil LinkedIn palsu atau menambahkan biodata buatan AI tidak akan memberikan dampak nyata terhadap peringkat pencarian.

Mau diskusi lebih lanjut terkait artikel ini atau strategi SEO lainnya? Langsung aja join grup Telegram Mastah SEO Community.

Ahmad Fahmi Rozaki

News Editor di Mastah SEO | Alumni Pondok Pesantren Sintesa